PERBEDAAN KUNCI EMLOCK DAN DROPBOLT PADA SISTEM AKSES KONTROL

Perbedaan antara Kunci Elektromagnetik (Emlock) dan Kunci Dropbolt pada Sistem Akses Kontrol Pintu sangat penting untuk dipahami. Keduanya memiliki perbedaan dalam cara kerja, kekuatan, dan keamanan. Mari kita jelaskan lebih detail tentang keduanya:

Kunci EM Lock (Electric Magnetic Lock) pada sistem Access Control adalah kunci pintu yang bekerja menggunakan medan magnet untuk mengunci dan membuka pintu. EM Lock merupakan salah satu jenis kunci paling umum dipakai pada gedung, kantor, sekolah, dan area yang butuh keamanan tinggi

Emlock adalah alat pengunci pintu otomatis yang menggunakan elektromagnet dan plat dinamo. Saat energi listrik mengalir, elektromagnet akan menyebabkan kedua pelat saling menempel dan menciptakan penguncian. Emlock memiliki kekuatan penguncian yang berbeda-beda tergantung pada ukurannya, mulai dari 300 lbf hingga 1.200 lbf. Kelebihan Emlock adalah wilayah elektromagnet yang relatif besar sehingga memberikan kekuatan penguncian yang kuat, bahkan di bawah kondisi ekstrim.

Penjelasan Singkat EM Lock

EM Lock terdiri dari dua bagian:

  1. Magnet (Electro Magnet) → dipasang di kusen pintu
  2. Armature Plate (Pelat Besi) → dipasang di daun pintu

Saat listrik mengalir, magnet menjadi kuat dan menarik pelat besi, sehingga pintu terkunci rapat.
Saat listrik diputus, magnet mati dan pintu terbuka.

Cara Kerja EM Lock

  • Tegangan umum: 12V atau 24V DC
  • Ditahan oleh gaya magnet sampai 300–1200 lbs (150–600 kg tekanan)
  • EM Lock fail-safe → default terbuka saat listrik mati
    (untuk keamanan darurat agar orang bisa keluar saat listrik padam)

Kapan EM Lock Digunakan?

Cocok untuk:

  • Kantor / perusahaan
  • Koridor sekolah
  • Pintu aluminium, kayu, kaca
  • Sistem access control (RFID, PIN, Fingerprint, Face Recognition)

Kelebihan EM Lock

  • Tidak ada bagian mekanik → lebih awet
  • Mudah dipasang di banyak jenis pintu
  • Kuat menahan dorongan
  • Bisa dikombinasikan dengan:
    • Exit button
    • Sensor pintu (door sensor)
    • Push bar / emergency door
    • Timer & alarm

Kekurangan EM Lock

  • Saat listrik mati → pintu otomatis terbuka
    (butuh UPS jika ingin tetap aman)
  • Tidak cocok untuk pintu yang harus tetap terkunci walau listrik padam
  • Butuh bracket tambahan untuk pintu kaca atau model tertentu

Emlock adalah alat pengunci pintu otomatis yang menggunakan elektromagnet dan plat dinamo. Saat energi listrik mengalir, elektromagnet akan menyebabkan kedua pelat saling menempel dan menciptakan penguncian. Emlock memiliki kekuatan penguncian yang berbeda-beda tergantung pada ukurannya, mulai dari 300 lbf hingga 1.200 lbf. Kelebihan Emlock adalah wilayah elektromagnet yang relatif besar sehingga memberikan kekuatan penguncian yang kuat, bahkan di bawah kondisi ekstrim.

Kunci Dropbolt pada Access Control adalah kunci pengunci pintu yang bekerja dengan cara mengeluarkan dan menarik “bolt” (pengait besi) secara otomatis menggunakan listrik. Bentuknya mirip “pen” atau baut panjang yang naik–turun.

Dropbolt adalah jenis kunci elektronik yang digunakan untuk membuka atau mengunci pintu secara elektronik dengan bantuan kontroler. Dropbolt terdiri dari lock dan strike plate. Saat solenoida tersuplai arus listrik, bolt pada lock akan bergerak ke dalam strike plate untuk mengunci pintu. Sebaliknya, saat arus listrik terputus, bolt akan bergeser sehingga pintu dapat terbuka. Dropbolt sering digunakan pada pintu utama dan memiliki kemampuan membuka pintu dalam 2 arah.

Dropbolt sering dipasang pada pintu kaca, kayu, dan pintu yang butuh keamanan lebih rapat dibanding EM Lock.

Cara Kerja Dropbolt Lock

Dropbolt memiliki batang besi (bolt) yang bergerak naik-turun:

  • Saat terkunci: bolt keluar masuk ke lubang strike plate → pintu terkunci seperti kunci mekanik.
  • Saat terbuka: bolt masuk → pintu bisa dibuka.

Dropbolt bisa bekerja dalam dua mode:

1. Fail-safe (buka saat listrik mati)

– Bolt masuk saat listrik mati → pintu terbuka (lebih aman untuk evakuasi).

2. Fail-secure (tetap terkunci saat listrik mati)

– Bolt tetap keluar saat listrik mati → pintu tetap terkunci (keamanan tinggi).

Kapan Dropbolt Digunakan?

Cocok untuk:

  • Pintu kayu solid
  • Pintu UPVC
  • Pintu kaca frameless
  • Pintu yang butuh kunci rapat (tidak goyang seperti EM Lock)
  • Pintu yang ingin tetap tertutup rapi tanpa celah

Tidak cocok untuk pintu yang sering terbuka-tutup cepat (dropbolt butuh waktu beberapa detik untuk mengunci).

Kelebihan Dropbolt

  • Mengunci lebih rapat daripada EM Lock
  • Ada pilihan fail-secure (tetap terkunci saat mati listrik)
  • Tidak bergantung pada surface mount seperti EM Lock
  • Lebih aman untuk pintu yang ingin benar-benar “nge-lock” kuat

Kekurangan Dropbolt

  • Lebih sensitif pada posisi pintu (harus presisi)
  • Butuh strike plate dan lubang di kusen
  • Butuh waktu 1–3 detik untuk bolt masuk/keluar
  • Kurang cocok untuk pintu yang tidak stabil / agak turun

Perbedaan Utama

Perbedaan utama antara Emlock dan Dropbolt terletak pada cara kerjanya. Emlock menggunakan pelat besi yang tersuplai arus listrik untuk menciptakan gaya magnet dan memungkinkan pelat besi melekat satu sama lain, sementara Dropbolt menggunakan solenoida untuk mendorong bolt ke dalam strike plate. Selain itu, Emlock memiliki kekuatan penguncian yang lebih besar daripada Dropbolt, menjadikannya lebih cocok untuk penggunaan yang memerlukan keamanan tinggi.

Mana yang Lebih Tepat?

Pilihan yang tepat tergantung pada jenis pintu yang akan dipasangi kunci. Jika Anda memiliki pintu kayu yang hanya dapat dibuka satu arah, Emlock akan menjadi pilihan yang baik. Emlock memberikan kekuatan penguncian yang kuat tanpa memerlukan pembuatan lubang pada pintu. Sedangkan, Dropbolt lebih cocok untuk pintu yang dapat dibuka dua arah seperti pintu kaca dan pintu aluminium.

Jadi, berdasarkan kebutuhan dan jenis pintu yang Anda miliki, Anda dapat memilih antara Kunci Elektromagnetik (Emlock) atau Kunci Dropbolt. Semoga informasi ini membantu Anda dalam memilih kunci elektronik yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *